PRAHOVA — Purnawirawan jenderal Angkatan Darat Rumania, Dorin Ioniță (61), ditemukan meninggal dunia di sebuah bangunan miliknya di Păulești, Kabupaten Prahova, Jumat (11/9/2026) pagi.
Ioniță merupakan mantan Komandan Komando Pasukan Gabungan Angkatan Bersenjata Rumania. Ia dilaporkan pernah menjabat posisi tersebut sejak September 2017 hingga pensiun pada Juli 2023.
Penemuan itu terjadi beberapa jam setelah kepolisian menerima dua laporan berbeda. Pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 20.17 waktu setempat, seorang perempuan berusia 46 tahun menghubungi layanan darurat dan melaporkan bahwa dirinya diduga mengalami kekerasan fisik oleh Ioniță.
Polisi Kota Voluntari kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penilaian risiko. Aparat menyatakan terdapat risiko mendesak terhadap keselamatan perempuan tersebut sehingga menerbitkan perintah perlindungan sementara selama lima hari.
Perintah itu mencakup sejumlah langkah perlindungan, termasuk kewajiban bagi Ioniță untuk menjaga jarak sedikitnya 200 meter dari perempuan yang membuat laporan. Perintah perlindungan merupakan tindakan pencegahan dan bukan putusan pengadilan yang menetapkan kesalahan secara final.
Pada Jumat sekitar pukul 01.24, kepolisian kembali menerima laporan dari istri Ioniță. Ia menyampaikan bahwa suaminya telah meninggalkan rumah dan diketahui memiliki senjata api secara legal. Polisi kemudian melakukan pencarian serta mengambil langkah untuk mencegah bahaya terhadap Ioniță maupun orang lain.
Sekitar pukul 08.20, Kepolisian Kabupaten Prahova menerima laporan bahwa Ioniță tidak dapat dihubungi dan tidak merespons ketika didatangi di bangunan miliknya. Polisi dan tim medis menuju lokasi sebelum menyatakan pria tersebut telah meninggal dunia.
Penyelidikan dilakukan oleh sejumlah unit kepolisian di bawah pengawasan kejaksaan yang berwenang. Dugaan awal penyidik mengarah pada tindakan mengakhiri hidup, tetapi penyebab serta seluruh keadaan yang menyertai kematian masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Laporan dugaan kekerasan terhadap perempuan berusia 46 tahun juga harus ditempatkan sebagai perkara tersendiri. Tidak tepat menyimpulkan bahwa laporan tersebut, perintah perlindungan, ataupun penyebaran rekaman di media menjadi penyebab langsung kematian Ioniță tanpa bukti resmi.
Catatan Redaksi
Cara kematian, kondisi jenazah, isi rekaman kekerasan, dan informasi pribadi perempuan pelapor tidak dijelaskan secara terperinci. Pemberitaan perlu tetap menghormati privasi serta menghindari penggambaran tindakan yang berpotensi mendorong peniruan.
Dugaan kekerasan fisik belum menghasilkan putusan pengadilan. Namun, laporan perempuan tersebut dan keputusan polisi menerbitkan perintah perlindungan tetap penting diberitakan tanpa menyalahkan atau meragukan pelapor.
Komentar